Pandemi COVID-19 yang memaksa orang tinggal di rumah memunculkan budaya baru, yaitu berkebun di pekarangan rumah dengan menanam sayuran, buah-buahan, dan lain-lainnya. Berkebun di pekarangan rumah relatif mudah dilakukan, di mana setiap orang bisa belajar di Google atau Youtube, tanpa harus bertemu langsung dengan pengajar dan tanpa harus menjadi sarjana pertanian untuk menjadi ahli.

Manfaat berkebun di rumah :

1.      Menyehatkan mental

Sejumlah studi membuktikan, berada di tengah-tengah alam baik untuk kesehatan mental. Efek yang sama juga bisa dirasakan saat seseorang berada di tengah-tengah tanaman yang dirawat di rumah. Melihat tumbuhan atau dedaunan hijau terbukti dapat membantu mempercepat pemulihan operasi, mengurangi kecemasan dan depresi, sampai menjaga pikiran positif.

 

2.      Membakar kalori

Aktif bergerak adalah cara sehat untuk melindungi diri dari penyakit degeneratif dan meningkatkan suasana hati. Aktivitas sederhana berkebun di rumah tanpa disadari bisa membakar kalori. Seperti olahraga, gerakan berkebun cenderung tidak monoton atau bervariasi. Fokusnya bisa ke perut, pantat, paha, dan lengan.

 

3.      Terbiasa untuk mengkonsumsi makanan sehat

 Berkebun di rumah umumnya dapat menghasilkan bahan makanan segar dan sehat. Bahan makanan ini dapat menjadi motivasi bagi Anda untuk mengonsumsi makanan sehat hasil kebun sendiri. Jika Anda memilih untuk menanam sayur atau buah-buahan saat berkebun, kemungkinan Anda dan keluarga akan secara otomatis lebih termotivasi untuk mengonsumsi makanan sehat yang tumbuh di rumah.

 

4.      Melindungi Bumi

 Selain itu, berkebun menjadi salah satu cara untuk turut menjaga dan melindungi bumi karena bisa membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, dan menetralkan polusi udara di lingkungan rumah Anda.

 

5.      Menghemat pengeluaran rumah tangga

Menanam sayuran, buah-buahan, atau tanaman bumbu di halaman rumah. Kita tidak perlu mengeluarkan uang setiap hari untuk memasak atau jika ingin camilan buah-buahan. Tinggal petik saja di halaman rumah.

Tidak hanya hemat dalam hal mengurangi uang belanja, tapi juga bisa memberikan tambahan pemasukan buat kita. Misalkan saja kita punya pohon mangga, maka saat musim mangga datang dan berbuah banyak, kita kan tidak mungkin menghabiskan semua mangga yang ada di pohon. Jadi, kita bisa menjualnya sebagian.

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Terimakasih :)

 

(KKN 46 Gunung Kelua, Marlina)

 

 

Selamat datang di Website Resmi Kelurahan Gunung Kelua